Categories
Cara Membersihkan Cumi

Tipe Cumi yang Paling Banyak Dicari Orang!

Apakah Anda adalah seseorang yang gemar menyantap cumi? Jika demikian, silahkan kita tos! Salah satunya tipe seafood yang terkenal ini banyak dijadikan makanan dengan berbagai macam tipe olahannya tergantung jenis cumi yang digunakan. Struktur cumi yang empuk dan sedikit kenyal benar-benar cocok jadi rekan nasi hangat dan sambal.

Nah buat kamu para penggemar cumi, kami akan membahas tipe cumi apa saja yang biasanya diolah menjadi santapan yang lezat!. Berikut pembahasannya. 

1. Cumi Bangka

Cumi sama dengan badan warna putih dengan beberapa bintik merah. Nah, cumi bangka ini warna paling merah dari tipe cumi yang lain. Disamping itu, cumi yang banyak diketemukan di Pulau Bangka ini memiliki ukuran lebih panjang dari tipe lain, yaitu seputar 20-30 cm. Cumi bangka mempunyai daging tebal dan sirip cukup lebar. Umumnya, tipe cumi ini dapat dibakar utuh, digulai, dipotong lalu ditumis atau dibikin kombinasi sup, gulai, dikeringkan (juhi), atau jadi kerupuk kemplang (cumi).

2. Tipe Cumi Sero

Jika cumi satu ini tentunya kerap kita saksikan di pasar atau supermarket, nih. Cumi ini nampak gepeng serta lebih pendek dari cumi bangka, yaitu seputar 10-15 cm. Badannya condong putih dengan sedikit bintik merah. Ada dua jenis cumi sero fresh yang dipasarkan, yaitu ukuran kecil dan sedang. Cumi tipe ini kecil biasanya dikeringkan, atau diolah utuh dalam tumisan atau sayur, sedang cumi sero sedang umumnya diiris-iris kecil untuk dimasak tepung, ditumis, atau dibikin kombinasi sup.

3. Cumi Telur

Cumi telur mempunyai kenampakan yang paling serupa dengan cumi sero, nih. Tetapi tenang, ada ketidaksamaan yang masih terlihat kok, yaitu sisi perut cumi telur yang semakin besar atau menggembung. Cumi telur ada dalam ukuran kecil atau sedang di pasar. Spesial cumi ini umumnya dibuat menjadi tumisan, jadi cumi asin kering, atau cumi bakar yang kerap nongkrong di meja restoran seafood.

4. Cumi Asin Kering

Antara tipe yang lain, cumi yang ini memiliki ukuran paling kecil, berasa asin, dan memiliki tekstur kering. Pada intinya, cumi asin ialah cumi sero atau cumi telur memiliki ukuran kecil yang dikeringkan dan diasinkan. Oleh karenanya, cumi asin benar-benar terhitung paling tahan lama dari cumi yang lain sebab dikasih garam selaku pengawet alami.

Cumi asin kering mudah diketemukan di pasar tradisionil atau supermarket. Biasanya, cumi ini digabungkan dalam tumisan yang berisi cabai dan bawang putih.

5. Tipe Cumi Sotong

Sotong adalah tipe seafood yang kerap diduga cumi-cumi. Walau sebenarnya, sotong ini beda spesies, lho. Sepintas pandang, sotong tidak jauh lain dengan cumi-cumi, tetapi bukan bermakna tidak dapat diperbedakan, ya. Wujud perut sotong lebih gepeng, lebar, dan serupa perisai.

Nah, yang paling unik, sotong ini dapat mengganti warna, lho. Terkadang nampak kuning atau coklat waktu dipasarkan. Sotong dapat dibakar, diiris-iris tipis lalu ditumis, dibikin kombinasi sup, atau juga bisa dimasak crispy ala-ala jajanan ciri khas Taiwan.

Bersihkan dan memproses cumi harus gunakan pisau yang tajam, lho. Jika tidak, struktur cumi dapat remuk dan tidak elok kembali.

Itu dia teman-teman 5 tipe cumi yang bisa kamu temukan dengan mudah untuk diolah menjadi makanan favorit kamu! Tentu saja kalau bisa kamu dengan tepat memilih cumi dengan benar, dengan begitu hasil masakan kamu akan menjadi lebih maksimal. Semoga panduan ini bermanfaat ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *